Teks Khutbah Jumat Singkat 1 Lembar Ucapkan Kata yang Baik atau Diam – Bagi seorang lelaki Muslim, shalat Jumat adalah sebuah kewajiban. tidak benar satu rukun dalam shalat Jumat adalah mendengarkan khutbah. andaikan kamu diminta menjadi seorang khatib shalat Jumat, semisal teks khutbah jumat singkat 1 lembar tentang ucapkan kata yang baik atau diam dapat menjadi referensi.
Teks Khutbah Jumat Singkat 1 Lembar
Dengan khutbah yang singkat, jemaah shalat Jumat bakal mendengarkannya tanpa jadi suntuk sebab terlampau lama. tak hanya itu, pelaksanaan shalat Jumat dapat terjadi lebih cepat.
Teks Khutbah Jumat Singkat 1 Lembar: Ucapkan Kata yang Baik atau Diam
Dikutip berasal dari laman NU Online, semisal teks khutbah shalat Jumat singkat berkaitan ucapkan kata yang baik atau diam oleh Amien Nurhakim yakni:
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah.
Sesungguhnya umat Islam adalah rahmat bagi seluruh alam. Islam mengajarkan kasih sayang kepada sesama makhluk ciptaan Tuhan, baik manusia, hewan, hingga tumbuh-tumbuhan dan lingkungan. Di antara wujud kasih sayang yang terkandung didalam ajaran Islam adalah berkata-kata yang baik.
Perkataan dan ucapan yang baik merupakan perbuatan terpuji yang mendatangkan kebaikan dan akan meninggikan derajat, baik di sisi Allah maupun di tengah-tengah manusia.
Allah SWT memerintahkan kita untuk mengucapkan perkataan yang baik. di dalam Surat al-Hajj ayat 24, Allah berfirman:
وَهُدُوا إِلَى الطَّيِّبِ مِنَ الْقَوْلِ وَهُدُوا إِلَىٰ صِرَاطِ الْحَمِيدِ
Artinya: “Dan mereka diberi rekomendasi kepada ucapan-ucapan yang baik dan ditunjuki (pula) kepada berjalan (Allah) yang terpuji” (QS al-Hajj: 24).
Ayat-ayat yang udah dibacakan tadi merupakan pengingat bagi kami sehingga selalu mempertahankan ucapan kita Tidaklah yang nampak dari mulut kami melainkan kebaikan, sekurang-kurangnya andaikan kami tidak bisa mengucapkan kebaikan, maka lebih baik diam. Jangan sampai ucapan yang terlihat berasal dari lisan kita malah menyakiti hati orang lain.
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Imam al-Nawawi berkata:
يَنْبَغِي لِمَنْ أَرَادَ أَن يَنْطِقَ أَنْ يَتَدَبَّرَ مَا يَقُوْلُ قَبْلَ أَنْ يَنْطِقَ، فَإِنْ ظَهَرَتْ فِيْهِ مَصْلَحَةٌ تَكَلَّمَ، وَإِلَّا أَمْسَكَ
Artinya, “Hendaknya bagi siapa pun yang pingin bicara ia pikir-pikir khususnya dahulu, kalau ucapannya memiliki kandungan maslahat, maka silakan andaikan tidak, maka lebih baik diam.”
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kiat-kiat agar umatnya terbebas berasal dari api neraka. Disebutkan dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim:
اتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ، فَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَبِكَلِمَةٍ طَيِّبَةٍ
Artinya: “Jauhilah neraka meski dengan [bersedekah] sepotong kurma, seandainya tidak melakukannya, maka hendaklah (bersedekah) dengan tutur kata yang baik.”
Semoga kami bakal jadi khusus yang baik di dalam berperilaku maupun bertutur kata, semoga kami digolongkan sebagai orang yang beriman, dan orang yang beriman itu bukanlah mereka yang bahagia mencaci maupun melaknat.
Demikianlah misal teks khutbah Jumat singkat 1 lembar berkenaan ucapkan kata baik atau diam. Semoga info di atas berguna dan buat para jemaah shalat Jumat semakin khusyuk dan mengimplementasikan khutbah berikut