Doa Untuk Orang Umroh Lengkap Bersama Dengan Bhs Arab Latin dan Terjemahannya

Doa Untuk Orang Umroh Lengkap Bersama Dengan Bhs Arab Latin dan Terjemahannya – Umroh adalah tidak benar satu kegiatan ibadah dalam agama Islam yang dikerjakan di kota Mekkah. bakal berangkat umroh ke Tanah Suci dan datang ke Ka’bah tentu merupakan perihal yang amat membahagiakan bagi tiap-tiap Muslim.

Doa Untuk Orang Umroh Lengkap Bersama Dengan Bhs Arab Latin dan Terjemahannya

Ketika datang seseorang yang dikenal hendak berangkat haji atau umroh, datang baiknya untuk mendoakannya. Membaca doa untuk orang umroh dimaksudkan agar selama perjalanan ibadahnya mereka diberi keselamatan dan kelancaran oleh Allah SWT.

Lantas, layaknya apa bacaan doa untuk orang umroh yang perlu diamalkan umat Muslim? tengok info selengkapnya di bawah ini.

Doa untuk Orang Umroh

Imam Ghazali menuturkan didalam kitabnya yang berjudul Ihya Ulumuddin, umat Muslim disunahkan untuk mendoakan orang yang hendak pergi haji atau umroh bersama doa berikut ini:

فِيْ حِفْظِ اللهِ وَكَنفِهِ وَزَوَّدَكَ اللَهَ التَّقْوَى وَغَفَرَ ذَنْبَكَ وَوَجَّهَكَ لِلْخَيْرِ أَيْنَمَا كُنْتَ

Fi hifdzillahi wa kanafihi wa zawwadakallahut taqwa wa ghafara dzanbaka wa wajjahaka lil khairi ainama kunta.

Artinya: “Semoga engkau selalu di dalam penjagaan Allah dan perlindungannya, semoga Allah membuktikan bekal ketakwaan kepadamu dan mengampuni dosamu, dan semoga Allah memperlihatkan kebaikan dimanapun kamu berada.”

Perihal membaca doa untuk orang umroh terhitung udah disinggung dalam hadis hasan dari Ibnu Umar yang sesudah itu diriwayatkan oleh Tirmidzi, Hakim, dan Ibnu Hibban. berikut bunyi hadisnya:

“Sesungguhnya Ibnu Umar pernah menuturkan antara seseorang yang hendak bersafar: Mendekatlah padaku, saya akan menitipkan doa kepada engkau sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menitipkan kita selanjutnya beliau berdoa:

أستودع الله دينك وأمانتك وخواتيم عملك

Astaudi’ullaha dinaka wa amanataka wa khawatima ‘amalika. (Aku menitipkan agamamu, amanahmu dan perbuatanmu yang paling baru kepada Allah).” (HR. Tirmidzi, Hakim, dan Ibnu Hibban)

Agar mereka yang berangkat umroh bakal lagi kembali ke Tanah Suci, umat Muslim juga bisa membaca doa yang dikutip dari buku Kumpulan Doa, Dzikir dan Sholawat Al-Khoirot oleh A. Fatih Syuhud berikut:

اَللهم يَسِّرْلَنَا زِيَارَةَ مَكَّةَ وَمَدِيْنَةَ بِغَيْرِ كَدٍّ وَلَا مَشَقَّةٍ مَعَ السَّلَامَةِ وَاْلبَرَكَةِ وَبُلُوْغِ الْمَرَامِ مِرَارًا يَا اَللهُ مَرَّةَ بَعْدَ مَرَّاتٍ يَا اَللهُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Alloohumma Yassirlanaa Ziyaarota Makkata Wa Madiinata Bighoiri Kaddin Walaa Masyaqqotin Ma’as Salaamati Wal Barokati Wa Buluughil Maroomi Mirooron Yaa Allooh Marrota Ba’da Marrootin Yaa Allooh Birochmatika Yaa Archamar Roochimiin
Artinya: “Ya Allah, mudahkanlah kami untuk bakal ziarah ke Mekkah dan Madinah, tanpa susah payah dan kesulitan bersama dengan selamat dan barokah, dan terpenuhi cita-cita, berulang-ulang ya Allah, berkali- kali ya Allah, berkat rahmat-Mu Wahai Dzat Yang Maha Pengasih.”

Hukum Mengadakan Walimatus Safar Haji ata4u Umroh

Menurut M. Anwar Sani dalam buku Haji Umroh bukan Mimpi, di pada tradisi dan budaya umat Muslim tentang haji atau umroh adalah menyelenggarakan acara walimatus safar. Secara istilah walimatus safar merupakan pesta yang diadakan untuk membebaskan calon jamaah haji atau umrah pergi ke tanah suci.

Biasanya, acara walimatus safar ini diisi dengan pembacaan doa bersama dan ditutup dengan memberi makan tamu undangan. Pembacaan doa serta tausiyyah dipimpin oleh seorang kiai atau ustadz.

Terkait acara penyambutan orang-orang yang hendak pergi atau pulang dari haji dan umrah terhitung disinggung didalam riwayat Imam Muslim dari Abdullah bin Ja’fa, beliau berkata:

“Nabi SAW kala hadir berasal dari suatu perjalanan, maka kami menemuinya, yakni aku Hasan dan Husein menemui beliau, lantas beliau menggendong keliru satu berasal dari kami di pembagian depan dan yang lainnya (digendong) di bagian belakang sampai kita masuk kota Madinah.” (HR. Muslim)

Menurut Imam An Nawawi dalam kitabnya yang bertajuk Al Majmu’ Syarh Al Muhadzab, hukum mengadakan acara walimatus safar termasuk sunnah gara-gara karena hadir riwayat dan dalil yang jelas terkait hal ini.

Namun, hendaknya acara ini diselenggarakan kompatibel koridor agama tanpa kelebihan dan memberatkan calon jemaah haji atau umroh.

Keutamaan Mengucapkan Doa untuk Orang Umroh

Mengucapkan doa untuk orang yang melaksanakan umroh meresmikan keutamaan tersendiri bagi umat Muslim. Adapun beberapa keutamaan mengucapkan doa untuk orang yang melakukan umroh, pada lain:

1. Mendapat Kebaikan dan Pahala

Umat Muslim yang mengucapkan doa untuk orang umroh dapat memperoleh kebaikan dan pahala identik seperti orang yang melakukan ibadah umroh. perihal ini sebagaimana diterangkan dalam hadits selanjutnya

“Tidak ada seorang hamba Muslim yang sudi mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan kalau malaikat mendoakan orang yang berdoa berikut bersama dengan kata-kata ‘Kamu juga mendapat sama persis sebagaimana doa yang anda ucapkan itu.'” (HR Muslim)

Dengan mengucapkan doa untuk orang yang kerjakan umroh, maka umat Muslim terhitung turut berpartisipasi di dalam kebaikan dan mendapatkan balasan pahala yang identik berasal dari Allah.

2. Menyempurnakan Iman

Mendoakan kebaikan untuk orang lain antara dasarnya merupakan media untuk menyempurnakan iman. hal ini dijelaskan oleh Rasulullah dalam keliru satu hadits sebagai berikut:

“Tidak prima iman salah seorang di antara kalian sehingga ia mencintai untuk saudaranya apa yang ia mencintai dirinya sendiri.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dengan mengucapkan doa untuk orang umroh, baik sebelum saat keberangkatan ataupun sesudah mereka tiba di tanah suci, maka doa selanjutnya bisa merasa penyempurna iman bagi umat Muslim.

3. wujud Ibadah kepada Allah

Doa adalah wujud ibadah kepada Allah. dengan mendoakan sesama Muslim yang bakal pergi melaksanakan umroh, maka orang selanjutnya niscaya akan mendapatkan rahmat berasal dari Allah dan tidak termasuk ke dalam orang-orang yang sombong. Allah berfirman:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ ࣖ

Artinya: “Dan Tuhanmu berfirman, ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya bakal aku perkenankan bagimu. sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam didalam keadaan hina dina.'” (QS. Ghafir: 60)

Doa untuk Orang Umroh Menurut Para Imam dan Hadist

Berikut adalah beberapa bacaan doa untuk orang umroh menurut para imama dan hadist yang dapat dipanjatkan umat Muslim.

Doa untuk Orang Umroh Menurut Imam Al-Qalyubi

تَقَبَّلَ اللَّهُ عُمْرَتَك ، وَغَفَرَ ذَنْبَك ، وَأَخْلَفَ عَلَيْك نَفَقَتَك

Taqabbalallahu ‘umrotaka, wa ghafara dzanbaka, wa akhlafa ‘alaika nafaqataka.

Artinya: “Semoga Allah menerima umroh anda semoga Allah mengampuni dosa anda dan semoga Allah berikan pindah untuk ongkos perjalanan Anda.”

Doa untuk Orang Umroh Menurut Imam Al-Ghazali

فِيْ حِفْظِ اللهِ وَكَنفِهِ وَزَوَّدَكَ اللَهَ التَّقْوَى وَغَفَرَ ذَنْبَكَ وَوَجَّهَكَ لِلْخَيْرِ أَيْنَمَا كُنْتَ

Fii hifdzikallahi wa kanafihi wa zawwadakallahat taqwa wa ghafara dzanbaka wa wajjahaka lil khairi ainama kunta.

Artinya: “Semoga engkau senantiasa dalam penjagaan Allah dan perlindungannya, semoga Allah memperlihatkan bekal ketakwaan kepadamu dan mengampuni dosamu, dan semoga Allah memperlihatkan kebaikan di mana pun kamu berada.”

Doa untuk Orang yang Mengerjakan Perjalanan Menurut Hadits dari Imam At-Tirmizi

زَوَّدَكَ اللَّهُ التَّقْوَى، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَيَسَّرَ لَكَ الْخَيْرَ حَيْثُ مَا كُنْتَ

Zawwadakallahut taqwa, wa ghafara dzanbaka, wa yassara lakal khaira haitsu maa kunta.

Artinya: “Semoga Allah memberi bekal taqwa kepadamu, mengampuni dosamu dan memudahkan kebaikan kepadamu di mana saja kamu berada.” (HR. At-Tirmidzi)

Doa untuk Orang yang bakal lakukan Perjalanan Menurut Hadis dari Imam Ibnu Majah, Ahmad, dan An-Nasa’i

Dalam hadits berasal dari Abu Hurairah yang diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah, Imam Ahmad, dan Imam An-Nasa’i, Rasulullah membacakan doa untuk orang yang hendak lakukan perjalanan dengan doa sebagai berikut:

أسْتَوْدِعُكَ اللهَ الَّذِي لا تَضِيعُ ودائِعُهُ

Astaudi’ukallaha alladzi laa tadhii’u wadaa-i’uhu.

Artinya: “Aku titipkan engkau kepada Allah yang tak dulu meninggalkan titipannya.” (HR. Ibnu Majah, Ahmad, dan An-Nasa’i)

Baca termasuk Bunyi dan makna berasal dari Doa Pulang Umroh yang Diajarkan Nabi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *